Cafe Jendela Mimpi

"Impian haruslah menyala dengan apapun yang kita miliki, meskipun yang kita miliki tidak sempurna, meskipun itu retak-retak." -9 Summers 10 Autumns

Kebetulan sekali kalimat di atas baru aku baca ketika hendak menulis saat ini. Kebetulan kalimat tersebut muncul di hadapanku ketika aku hendak menulis dengan tema yang serupa. Tapi apakah segala impian atau mimpi itu hanya kebetulan datang? Hanya kebetulan terwujud? Hanya kebetulan itulah yang diinginkan? Atau hanya kebetulan-kebetulan yang lainnya seperti saat aku kebetulan datang ke suatu tempat dan memperoleh inspirasi untuk menulis di sini.

Mungkin mimpi dan impian adalah sebuah kebetulan yang menyenangkan, maksudku mimpi dapat memberi sebuah arti sendiri dalam posisinya. Secara kebetulan kita melihat, mendengar, merasa, atau mengalami suatu kejadian atau apapun, dan secara kebetulan kita terinspirasi atau menginginkannya terjadi pada diri kita, dan kemudian dengan secara otomatis diri kita mengemas itu menjadi sebuah impian. Berawal dari kebetulan. Sepele.

Namun bagi Ayu Utami jika kebetulan terjadi begitu banyak, apakah kamu percaya bahwa itu tidak bermakna?  

Akhirnya makna itu menjadi benar-benar bermakna ketika semua orang berbicara tentang mimpi, berbicara tentang bagaimana mimpi itu dapat kita raih, dan sebagainya. Dan ketika orang-orang tak ada henti-hentinya membicarakan mengenai itu, seseorang telah membuka jalan kepada mimpi itu melalui jendela.
Ahmad Ufuwan, founder Jendela Mimpi Cafe inilah yang telah membuka jalan untuk mengeluarkan mimpi itu. Mengeluarkannya dari ruangan yang sesak dan pengap. Sarjana Manajemen lulusan UNTIRTA inilah yang membuka jalan itu melalui jendela sederhana. Cafe tersebut bertema tentang mimpi dan inspirasi bagi para pemuda.

Berawal dari Januari 2014 lalu ketika beliau memutuskan pergi ke Kampung Inggris yang berada di Pare, Kediri, Jawa Timur untuk kursus Bahasa Inggris di salah satu tempat kursus ternama di sini. Selama kursus beliau mengalami kebosanan jika kegiatannya hanya untuk pergi kursus saja. Akhirnya beliau berinisiatif untuk membuka sebuah Cafe inpirasi dengan konsep yang berbeda dari Cafe kebanyakan.

Dengan tag line "Pelopor Cafe Inspirasi Indonesia", Mas Ahmad membawa kita kepada ide baru dan inovatif, dan tentu saja membawa kita semua kepada visi Jendela Mimpi Cafe yaitu, "Indonesia Mandiri" dan misinya yaitu, "Memiliki 1000 karyawan dan 200 Pengusaha Muda binaan di tahun 2025"

Jika kita datang ke Cafe Jendela Mimpi kita akan disuguhkan dengan konsep yang berbeda. Kita bisa menulis harapan atau mimpi-mimpi kita di Tembok Harapan dengan menempelkan kertas yang berisi harapan kita di sana. Artinya kita bisa mengeluarkan harapan kita dari pikiran kita dan membaginya kepada orang lain. Itu sangat menyenangkan. Terlebih lagi menu yang disuguhkan begitu enak. Seperti olahan Iga, Ayam, dan Ikan Gurame dengan rasa yang dijamin enak dan dengan harga yang cocok dengan kantong para pemuda.

Cafe Jendela Mimpi sudah buka cabang di Banten dengan tema dan konsep serupa. Tentu saja Cafe ini dibangun dengan kerja keras, semangat dan konsistensi dari Mas Ahmad. Beliau telah berhasil membawa mimpi kepada kenyataan. Membuka jalan mimpi lewat usaha kecil menengah. 


pic by me
founder of Cafe Jendela Mimpi

pic by me




 


Ini merupakan bagian dari pesona Kampung Inggris di Pare, Kediri. Datanglah ke sini dan dapatkan kesempatan mengeluarkan pikiran dan mimpimu.

Komentar

  1. makasih sudah menulis untuk jendela mimpi... nama ini saya sebutkan sewaktu pertama kali tempat ini dibangun...

    BalasHapus
  2. Hi mba Mayang, terimakasih telah mengabadikan rasa. Sy ternasehati dari tulisan ini. Sekali lagi terimakasih sudah mengingatkan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi Perempuan Dewasa

Selamat Ulang Tahun

Hidup dan Yang Membuatnya Hidup