Anak-anak Hanyalah Anak-anak
Ini hari sabtu dan aku memiliki pertanyaan, "bisakah seorang dewasa yang telah mengerti bagaimana menyakitkannya hidup tanpa seseorang yang ia kasihi, menjaga perasaan seorang anak-anak?" Maksudku begini, pagi ini aku mendengar seorang wanita dewasa yang telah bersuami dan memiliki anak berkata begini kepada seorang anak laki-laki, mungkin usiannya sekitar 5 tahun, "Itu mah bukan Mamah kamu! Mamah kamu mah di sana tuh di gunung, yang ini mah bukan Mamah kamu. Yey!" kata wanita dewasa itu dengan nada sedikit meledek dalam bahasa Sunda. Aku tahu anak laki-laki itu hanyalah anak-anak yang bisa jadi belum mengerti kenapa dia diasuh oleh seseorang yang bukan Ibu kandungnya, tapi tahukah bahwa perkataan seperti itu bisa menyakiti perasaan anak lelaki itu. Maksudku aku yakin sekali perkataan seperti itu akan mengganggu anak tersebut dan dia akan bisa mengingat itu hingga dia dewasa sekalipun. Aku memang tidak tahu apa maksud wanita dewasa itu berkata demikian, tapi t...