Semestarian Menggapai Rumah Pelangi
Rumah Pelangi – Kata pelangi menggambarkan warna yang indah setelah hujan tiba. Disana ada segala cerita yang dimuat dalam bait perbait disetiap inci perinci bagiannya. Dimana bahagia adalah hal yang perlu dibagikan disetiap jengkal raut wajah yang sebenarnya tersimpan segala cerita yang menggumpal. Wajah-wajah itu adalah wajah yang menjadi masa depan Indonesia, dibentuk oleh seorang anak muda yang belajar dari kegagalan hidupnya.
Pelangi selalu tampak ketika hujan berhenti karena pelangi selalu tahu
setiap mata membutuhkan pengharapan setelah ia lama tertidur.
***
Pengalaman yang keren bertemu dengan Kak Aip @nebulakidz (Arief Hidayat Adam) di Whatsapp, awalnya saya hanya
bertukar pikiran dengan kak Aip tapi kemudian Kak Aip mengenalkan saya kepada teman-temannya
dan menyebut diri mereka adalah Semestarian, yang saya ketahui mengenai
semestarian adalah orang-orang dengan keahlian berbeda, berasal dari kota yang
berbeda, dan organisasi yang berbeda pula, diantaranya adalah Adam and Sun
Foundation, Blogger Hibah Sejuta Buku, Kompasiana, Rumah Buku Cilegon, Perpus
Semesta, dan Arisan Buku Blogger. ( http://www.anazkia.com/2013/10/semestarian.html ) Ini merupakan
kegiatan ketiga Semestarian, Kak Aip dan kakak-kakak dari Semestarian berencana
untuk menyebar kegiatan mereka ke Kota Bandung tepatnya di kecamatan Baleendah.
Kemudian Kak Aip mengajak saya untuk ikut belajar bersama dengan kakak-kakak
semestarian disana. Selama dua hari 5-6 Oktober saya menyerap berbagai
pelajaran dari Rumah Pelangi dan Kakak-kakak dari Semestarian.
Rumah Pelangi (Taman Baca) didirikan oleh Kang Asep Suhendar S sekitar tahun 2012. Berawal dari kegagalan Kang Asep mengikuti ujian tulis masuk Universitas kang Asep mencari inspirasi dan motivasi. Dari situlah kang Asep mencoba berbaur dengan beberapa kalangan yang berhasil memberinya motivasi salah satunya adalah Rumah Mentari. Dengan bermodalkan 5buku yang dimilikinya dan dengan dibantu seorang teman Kang Asep berhasil mendirikan Rumah Pelangi hingga saat ini.
![]() |
| Kak Aip (mengenakan baju berwarna biru), Kak Lala (berjalan disamping Kak Aip), Kak Ria (mengenakan kerudung berwarna biru), Kak Indri (disamping Kak Ria) dan Kak Sucipto (mengenakan topi) |
Ini adalah pengalaman pertama saya diculik oleh kakak-kakak dari Semestarian. Berbagai macam kegiatan dilakukan disana. Kaka-kakak semestarian berasal dari beberapa kota yaitu Cilegon, Serang, Jakarta dan Bogor.
Keberangkatan dimulai pada pukul 07.30 WIB dari Serang lalu kemudia ke
Jakarta, menepi sebentar ke Cikampek dan tibalah di kediaman orang tua Kak Aip
untuk beristirahat sejenak sebelum menyinggahi Rumah Pelangi.
Kebaikan mereka yang sudah dihargai oleh
banyak pihak.. Untuk mengetahui siapa Semestarian bisa dilihat disini -- http://www.anazkia.com/2013/10/semestarian.html.
![]() |
| Kak Aip dengan Game Cartoonnya – Rumah Pelangi |
Ya, Kak Aip leader dari The Adam and Sun Foundation yang sudah
menerima banyak undangan dari berbagai kegiatan, ilmu astronomi yang hendak ia
bagi kepada banyak orang melalui Galileo Jr dan Dream Tigger yang menjadi
program unggulannya. Saya banyak menyerap pemahaman ilmu dan berbagai sudut
pandang dari Kak Aip.
![]() |
| Story Telling (Kak Lala, Kak Anaz, Kak Ria dan Kak Lisda) |
Acara
pertama disana dibuka oleh Game Cartoon (Kak Aip), yang saya tangkap
dari permainan itu adalah melatih daya ingat secara terperinci dan
teliti serta fokus.
Kemudian
di lanjut Story Telling (Kak Lala,
Kak Anaz, Kak Ria dan Kak Lisda), semua anak-anak memperhatikan dan
begitu tampak menikmati dongeng yang dibawakan oleh kakak-kakak
semestarian. Dan kemudian ada Funtivasi dari Kak Sucipto yang paling
menarik adalah bagian ketika Ikrar Sahabat :D
Ketika
anak-anak diistirahatkan, pihak dari Semestarian dan pihak dari Rumah
Pelangi pun saling berdiskusi dan memperkenalkan diri, dimana saat itu
saya mendapat banyak inspirasi dari Kang Asep.
***
Malam
harinya juga ada Galileo Jr (Kak Aip), dimana kak aip mengenalkan
anak-anak tentang benda-benda luar angkasa dan beberapa benda untuk
melihat bintang :o
![]() |
| Galileo Jr (Kak Aip) |
Keesokan
harinya ada Paper Toys (Kak Lisda), dimana anak-anak dituntut untuk
kerja sama dan teliti. Stelah itu anak-anak kembali diberi hiburan oleh
Kak Ria dkk dengan mendongengkan sebuah cerita yang mempunyai pesan
bahwa kita harus mensyukuri apa yang kita miliki karena setiap hal yang
sudah diberikan oleh Tuhan pasti itu bermanfaat besar untuk makhluk yang
lainnya. Aselole jos.
![]() |
| Paper Toys oleh Kak Lisda |
Terakhir
ada Dream Tigger (Kak Aip) dimana anak-anak untuk menyatakan mimpinya
didepan dihadapan teman-temannya. Mimpi-mimpi mereka sangat hebat dan
keren, hal-hal yang tidak terpikirkan oleh saya ternyata terpikirkan
oleh mereka. takjub!
Sebuah harapan yang ada didalam mata, membayangkan mereka benar-benar bisa
menjadi harapan bangsa untuk Indonesia yang lebih baik. Imajinasi yang ada
dikepala mereka adalah harapan Indonesia selanjutnya. Berbagi bersama mereka,
karena mereka adalah hal yang kecil yang kemudian akan menggerakan Indonesia,
dimanapun mereka dan siapapun mereka adalah para pemimpi yang wajib kita
singgahi untuk kita bagi.
Dua hari bersama mereka, menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk saya pribadi. Orang-orang yang siap
berbagi dan tak membutuhkan kata terimakasih, berbagi atas dasar kemanusiaan,
pergerakan kecil yang dapat berdampak besar. Setiap inci dari gerak-gerik
kakak-kakak, saya perhatikan dengan baik, bagaimana cara mereka berfikir,
berbicara dan kerja sama. Saya mencoba mencerna dari setiap apa yang mereka
lakukan, teman-teman baru yang saya temui yang sudah menjadi dari catatan yang
saya punya.
“Aku Tidak Akan Pernah Menyerah” – Semestarian
Kalimat diatas mungkin dapat dikatakan singkat tetapi bagi saya pribadi itu
adalah dorongan semangat, inspirasi dan seolah-olah disamping kalimat itu ada
kalimat “Mari Kita Belajar Bersama”.
Inspirasi bagi orang-orang diluar sana, #Semestarian @theadamsun @hibahbuku
@nebulakidz @anazkia @lisdapleidaes @ijal_friezt @lala_akana @nurani_iea
@wanitakampung @maschipto – Orang-orang luar biasa dengan segala apa yang
mereka punya.









Komentar
Posting Komentar