Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

Mendengar untuk Didengar

"Semua kehidupan manusia di tengah-tengah manusia lainnya tidak lebih daripada sebuah perjuangan untuk mendapatkan telinga orang lain." Kitab Lupa dan Gelak Tawa Sore ini, aku hanya ingin menulis setelah beberapa waktu sama sekali aku berjalan melewatinya begitu saja. Rasanya mual. Ini karena aku teringat sebuah kutipan dari buku karangan Milan Kundera. Kutipan yang aku maksud sudah aku tulis di atas. Belum lama ini, kasus anak perempuan bernama Ina si Nononk pada akun facebooknya, memperoleh serangan fajar dari pengguna sosial media. Mulai dari anak-anak sebayanya, remaja, hingga orang dewasa. Mereka semua sibuk mencecar sang anak karena telah mengunggah foto bersama yang dia anggap sebagai kekasihnya di bawah selimut beberapa hari yang lalu. Kemudian semua orang menjadi jijik. Menyumpah-serapah, memberi komentar menyakitkan yang tak jarang itu kotor dan tak pantas. Seolah-olah mereka semua tidak pernah nafsu dengan yang namanya selangkangan. Atau kecanduan nonton...